PETAKAN TPS RAWAN BENCANA, KPU KUNJUNGI POSKO PASEBAYA AGUNG

  • 19 Januari 2019
  • 15:05 WITA
PETAKAN TPS RAWAN BENCANA, KPU KUNJUNGI POSKO PASEBAYA AGUNG_524128.jpeg

Kpu-karangasemkab.go.id

Kondisi Gunung Agung yang masih ada di lebvel III (siaga) dan beberapa kali terjadi erupsi memaksa Penyelenggara Pemilu mengambil langkah antisipasi dengan memetakan lokasi TPS rawan bencana. Tercatat 28 Desa di Kabupaten Karangasem masuk dalam radius zona 12 kilometer terdampak Gunung Agung. Guna mengetahui situasi terkini,KPU Provinsi Bali mengunjungi Posko Induk Pasebaya di Desa Duda Timur, Sabtu (19/1).

Divisi Hukum KPU Provinsi Bali, Anak Agung Gede Raka Nakula, mengatakan kunjungannya ke Posko yang dibentuk Pasca status awas Gunung Agung tahun 2017 silam sebagai langkah antisipasi jika saat pemungutan suara nanti  terjadi erupsi."Kita tentu berharap agar semua tahapan berjalan dengan aman, tetapi apabila situasinya berbeda,setidaknya sudah ada perencanaan langkah-langkah yang akan ditempuh" ujarnya.

Nakula yang didampingi Komisioner KPU Karangasem  menjelaskan, selain pemilih yang pindah domisili ke posko pengungsian, masalah logistik dan kelengkapan pemungutan suara serta lokasi TPS harus dipetakan lebih awal agar tahapan pemilihan bisa dilaksanakan.

Ketua pasebaya, I Gede Pawana, menjelaskan saat ini Pasebaya didukung kurang lebih 1200 relawan dan 105 Tim Reaksi Cepat  yang tersebar di 28 desa terdampak secara aktif melaporkan perkembangan situasi Gunung Agung serta aktifitas masyarakat dilingkar zona rawan bencana. “Melalui Handy Talky koordinator di masing masing desa menyampaikan kondisi terkini,” sambungnya.

Pawana menambahkan, pihaknya sudah membuat kesepakatan dengan desa lain sebagai penerima pengungsi jika terjadi bencana. Nantinya lanjut Pawana,titik pengungsian tersebut bisa dijdikan acuan dalam menentukan lokasi TPS. Menurut Pawana pengungsi diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yaitu komunal dan mandiri. Pengungsi Komunal dimaksud adalah mereka yang dikoordinir relawan menuju posko yang telah ditentukan, sementara Pengungsi Mandiri adalah mereka yang mengungsi ke tempat pengungsian sesuai keinginan mereka. Khusus pengungsi mandiri lanjut Perbekel Duda Timur ini, nantinya akan dikoordinir oleh kepala wilayah masing-masing, guna mendata warganya.

KPU Kabupaten Karangasem untuk sementara memetakan  478 TPS dan 105.830 pemilih tersebar di 28 Desa, 7 Kecamatan sebagai zona rawan bencana. (data,kari)

Komentar