TINGKATKAN SINERGITAS, KPU KARANGASEM GELAR SOSIALISASI DENGAN STAKE HOLDER

  • 27 November 2019
  • 18:00 WITA
berita_192911081153_TINGKATKANSINERGITAS,KPUKARANGASEMGELARSOSIALISASIDENGANSTAKEHOLDER.jpeg

Ketua KPU Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana ajak instansi pemerintah dan stake holder untuk ikut sosialisasikan Pilkada Karangasem tahun 2020 serta terus meningkatkan sinergitas antar pihak dalam hajatan politik ini. 

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi kebijakan dan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang digelar, Rabu (27/11) di Aula STKIP Agama Hindu Amlapura

"Kita semua harus terus berkoordinasi secara intensif demi terwujudnya pemilu yang aman dan damai di Karangasem," ajak Krisna

Hal tersebut direspon positif oleh Kepala Satpol PP Karangasem, I Wayan Sutapa yang menyatakan pihaknya siap mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini. "Kami akan siapkan personil Linmas sesuai jumlah yang dibutuhkan sebagai bentuk dukungan," ujar nya

Senada dengan hal tersebut, perwakilan unsur Kepala Desa, I Nyoman Sutirtayana juga mengungkapkan hal senada. Perbekel Abang ini juga mengimbau agar seluruh komponen harus ikut berkomitmen dalam penyelenggaraan pilkada yang berkualitas. "Tidak hanya KPU, melainkan kita sebagai instansi terkait, Pasangan Calon maupun masyarakat sebagai penilih wajib turut serta," ucap mantan wartawan ini

Sementara itu, Asisten II Pemkab Karangasem, I Made Suama yang hadir mempertanyakan soal syarat pencalonan, utamanya bagi Pegawai Negeri Sipil yang ingin mencalonkan diri. "Apakah harus mundur dari jabatannya agar bisa nyalon," tanya Suama

Menjawab pertanyaan tersebut, Divisi Sosialisasi KPU Karangasem, Putu Deasy Natalia menjelaskan sesuai dengan Peraturan KPU nomor 3 dan 15 tahun 2017, yang bersangkutan memang wajib mengundurkan diri. "Jika ingin nyalon, wajib membuat pernyataan tertulis pengunduran dirinya sebagai PNS," tegas Putu Darma

Sedangkan, Politisi Demokrat I Komang Jawi berharap kepada KPU dapat melaksanakan seluruh tahapan sesuai aturan. "Sebagai penyelenggara tentunya harus menjalankan tugas dengan berpegang teguh pada kode etik," pinta nya

Peserta Sosialisasi yang terdiri dari Para Asisten, Kepala OPD, Camat, Perbekel, Pimpinan Partai Politik serta Organisasi lintas elemen diberikan pemaparan terkait dengan kebijakan KPU dan tahapan pilkada secara umum yang puncaknya akan digelar 23 September 2020 mendatang

Komentar